Fatwa Ulama: Nasihat Untuk Jamaah yang Kembali dari Haji dan Umroh
Nasihat Untuk Jamaah yang Kembali dari Haji dan Umroh
Seseorang bertanya kepada Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimi, Fadhilatus syekh, apa nasihatmu bagi orang yang sudah selesai menunaikan ibadah haji? Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin menjawab:
Nasihatku untuknya, untuk bertakwa kepada Allah Ta’ala dalam menunaikan kewajiban ibadah yang lainnya, seperti salat, zakat, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung silaturahmi, berbuat baik kepada sesama manusia dan hewan, dan perintah Allah yang lainnya. Semua itu diringkas dalam firman Allah Ta’ala,
إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ وَأَوْفُواْ بِعَهْدِ اللّهِ إِذَا عَاهَدتُّمْ وَلاَ تَنقُضُواْ الأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللّهَ عَلَيْكُمْ كَفِيلاً إِنَّ اللّهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat. Dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS. An-Nahl: 90-91)
Penjelasan Nasihat Untuk Jamaah yang Kembali dari Haji dan Umroh
Setelah menunaikan ibadah haji atau umrah, seorang Muslim mendapatkan banyak kemuliaan dan keberkahan. Namun, penting bagi setiap jamaah untuk menjaga kualitas ibadahnya pasca-pulangan. Dalam kesempatan ini, Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin memberikan nasihat berharga yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menjaga Takwa kepada Allah Ta'ala
Salah satu nasihat utama yang diberikan oleh Syaikh Al Utsaimin adalah pentingnya menjaga takwa kepada Allah Ta'ala. Takwa bukan hanya tentang menjalankan kewajiban-kewajiban agama, tetapi juga tentang menjauhi larangan-larangan-Nya. Setelah melaksanakan ibadah haji atau umrah, jamaah seharusnya semakin meningkatkan kedekatannya dengan Allah melalui ibadah yang lainnya. Takwa ini harus terwujud dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan perintah salat, zakat, serta berbakti kepada kedua orang tua.
Dua Rukun Penting dalam Kehidupan Sehari-hari
Salat adalah kewajiban pertama yang harus dijaga oleh setiap Muslim, termasuk bagi mereka yang baru kembali dari haji atau umrah. Melaksanakan salat dengan khusyuk dan tepat waktu adalah bentuk nyata dari takwa kepada Allah. Begitu pula dengan zakat, yang merupakan kewajiban kedua setelah salat. Zakat menjadi salah satu cara untuk membersihkan harta dan membantu sesama yang membutuhkan. Keduanya adalah fondasi utama dalam menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Berbuat Baik kepada Sesama
Selain ibadah yang bersifat vertikal, hubungan horizontal dengan sesama manusia juga harus dijaga dengan baik. Syaikh Al Utsaimin menekankan pentingnya untuk selalu berbuat baik kepada sesama, termasuk memberikan perhatian kepada kaum kerabat, teman, dan tetangga. Dalam hal ini, penting untuk menjaga silaturahmi dan menghindari perpecahan. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 90, kita diajarkan untuk berlaku adil, berbuat kebajikan, dan menyambung tali silaturahmi.
Silaturahmi Sebagai Kunci Keberkahan
Bagi seorang Muslim, silaturahmi adalah amalan yang sangat dianjurkan, apalagi setelah kembali dari ibadah haji atau umrah. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan menjaga hubungan baik dengan keluarga, sahabat, dan orang-orang di sekitar kita. Dengan menjaga silaturahmi, kita akan mendapatkan keberkahan dalam hidup dan kemudahan dalam urusan dunia maupun akhirat.
Menghindari Perbuatan Keji dan Kemungkaran
Syaikh Al Utsaimin juga mengingatkan bahwa setelah menunaikan haji, jamaah harus semakin berhati-hati dalam menjaga diri dari perbuatan keji dan kemungkaran. Allah melarang perbuatan-perbuatan yang merusak diri dan masyarakat, seperti pembohongan, penghinaan, dan permusuhan. Sebagai umat yang telah menunaikan ibadah haji atau umrah, kita harus menjaga diri dari perbuatan yang dapat merusak akhlak dan memperburuk hubungan sosial.
Memperkuat Iman dan Keteguhan dalam Beribadah
Bagi setiap jamaah yang kembali dari haji atau umrah, perlu untuk terus memperkuat iman dan keteguhan dalam beribadah. Ibadah tidak berhenti setelah ritual haji selesai, tetapi harus diteruskan dengan melakukan amal salih setiap hari. Berusahalah untuk selalu mengingat Allah dalam setiap langkah kehidupan, baik dalam hal pekerjaan, keluarga, maupun interaksi sosial.
Marilah kita semua berusaha untuk menjaga takwa dan amal ibadah kita setelah pulang dari haji atau umrah. Selalu ingat bahwa hidup ini adalah ujian, dan setiap amal yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Untuk memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah, kunjungi artikel kami tentang bagaimana meningkatkan keimanan pasca-haji.
Ingin memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kualitas ibadah setelah kembali dari haji atau umroh? Kunjungi HaramainKU untuk mendapatkan panduan lengkap dan nasihat dari para ulama terpercaya.