FAQ (Frequently Asked Questions)Pertanyaan yang sering ditanyakan Jamaah

Syarat pembuatan paspor adalah, KTP (asli), Kartu Keluarga (asli), Akte ahir (asli) dan Buku Nikah (asli) bagi yang sudah menikah, Surat Keterangan Umroh dari Travel dan Surat Rekomendasi dari Kemenag sesuai domisili KTP calon jamaah.

Kartu kuning atau buku kuning adalah buku kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia , diperuntukan kepada calon jamaah umroh yang telah melakukan suntik vaksin meningitis. Biasa disebut kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

Alhamdulillah, selama ini kami selalu mendampingi jamaah dengan tour leader / pembimbing dari mulai Jakarta sampai kembali ke Jakarta. Dan untuk di Saudi kami juga sudah menyiapkan muthawwif dan team handling yang sudah berpengalaman.

Dokumen asli (Paspor dan Kartu Kuning) harus sudah di kumpulkan 2 pekan sebelum keberangkatan.

Untuk Jamaah yang telah memiliki Paspor, namun hanya menggunakan satu kata nama. Paspor jamaah bisa langsung diajukan ke kantor Imigrasi setempat. Penambahan nama tersebut bisa menggunakan nama ayah, dan apabila nama Jamaah dan ayah terdiri darisatu nama maka bisa menggunakan nama kakek tidak lupa melampirkan Surat Rekomendasi dari Travel.

Pada umumnya 1 -2 pekan sebelum keberangkatan. Tergantung dari pihak kedutaan Saudia Arabia, bisa lebih lama atau bahkan lebih cepat dari biasanya.

Biaya visa progressive berlaku bagi jamaah yang akan berangkat untuk kedua kali atau seterusnya dalam waktu 3 musim. (menyesuaikan kebijakan KBSA)